DPRD Menilai Penyebab Utama Banjir Belum Terpetakan Dengan Baik

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Sekretaris Komisi III DPRD Berau Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ratna menyoroti efektivitas penanganan banjir di Kabupaten Berau. Menurutnya, anggaran yang telah dialokasikan untuk pengendalian banjir cukup besar, namun implementasinya masih kurang maksimal. 

 

“Dari pengamatan kami permasalahan utama dalam penanganan banjir adalah masih kurangnya identifikasi terhadap penyebab utama. Sehingga kendatipun sudah ada anggaran, tapi penanganannya masih belum maksimal. Penyebab utama banjir belum benar-benar dipetakan dengan baik,” ungkap Ratna di Kantor DPRD Jalan Gatot Subroto Kelurahan Sei Bedungun, Selasa (11/3/2025).

 

Pemicu lainnya juga tambah Ratna,  kurangnya sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

 

“DLHK hanya menangani sampah, sementara penyedotan lumpur seharusnya dilakukan oleh Dinas PU. Namun, koordinasi antar-OPD masih lemah,” tambahnya. 

 

Terkait langkah konkret, Ratna mengungkapkan bahwa solusi tercepat untuk saat ini adalah penyedotan lumpur menggunakan alat yang telah tersedia. Bahkan, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebelumnya, dirinya telah mengusulkan penambahan alat penyedot lumpur untuk meningkatkan efektivitas penanganan.

“Kami akan terus memantau perkembangan dan mengoordinasikan dengan Dinas PU terkait kebutuhan alat serta kondisi alat yang sudah ada,” katanya. (sep/FN/Advetorial)